Thursday, July 06, 2006

Teman Angkatan 24 Teknokra

Mutun, 05/07/06... Tak ada rencana sebelumnya untuk agenda rekreasi ke pantai, apa lagi rabu siang itu alumni Teknokra, Eka Tiara Chandra menikah, sehingga kami harus datang keresepsinya. Ide rekreasi muncul dari empat cewek, teman satu angakatan masuk Teknokra pada 2002. Mayna Satri, Rieke Pernamasari, Diova Alviria Alvirazi dan Heni Fuji Astuti. Nama terakhir ini tidak lagi menjadi pengurus Teknokra. Heni sudah menyelesaikan studinya di pendidikan Matematika FKIP Unila bulan maret lalu dan sekarang meneruskan studi S2 di Universitas Pendidikan Indonesia Bandung. Kedatangannya khusus untuk berpamitan sekaligus membawa barang-barang kos ke rumahnya di Serang. Pertama-tama Mayna kebinggungan mencari lokasi rekreasi, namun setelah berhasil mengajak Erie Khafif Mukti. Diaji Andi dan Dwi Pelita Safari. Pantai mutun pun spontan dituju. Dwi dan Diaji juga sudah tidak di Teknokra, Dwi menjadi Guru di sekolah menengah Kota Bumi Lampung Tengah, sedang Diaji sedang sibuk mengerjakan skripsi Ilmu komunikasinya di Fisip Unila. Kami sampai di mutun sore hari pukul 16.50 wib, mengunakan sepeda motor, satu motor berpasangan, saya dengan Heni, Eriek- Diova, Mayna-Diaji dan Dwi dengan Rieke. Satu motor harus membayar tiket masuk pantai mutun Rp. 5.000,-. Dalam peta, pantai Mutun masuk dalam wilayah Padang Cermin Lampung Selatan, Kurang lebih 20 kilometer dari kota Bandar Lampung. Ada juga disana pangkalan TNI angkatan Laut. Luas lokasi pantai mutun sendiri lebih dari tiga lapangan bola yang dibelah perkampungan kecil. kami memilih lokasi yang melewati perkampungan tersebut. Tak banyak yang kami kerjakan sebelum gelap, kami hanya mengobrol dan bercanda sembari berfoto. Kamera canon A-60 yang di bawa Rieke di pasang timer 10 detik ditaruh di atas batu karang, mengarah kami yang mengangkat satu kaki. Pegal juga sebelah kaki kami menahan berat badan, apa lagi kami tertawa sambil berpose manis, 1,2,3 cepretttt, bliz kamera menyambar kami yang terpinpingkal. Hasilnya: (Dari kiri: Diaji, me, Heni, Mayna, Rieke, Diova, Dwi dan Eriek) Seru banget senja itu di pantai mutun. Kami bergantian mencoba melucu namun tampaknya hanya saya yang dianggap paling lucu he.he.. Acara berfoto berhenti dipotong suara Azan dari perkampungan, kami sempat sholat di musala kecil kampung itu. Tak banyak rumah di sana, hanya 27 kepala keluarga, yang di koordinir ketua RT. Pak Bondang. Setelah sholat kami kembali ke tempat awal kami berkumpul. Kali ini kami duduk di salah satu bungalo bambu yang sore tadi takut kami duduki karna diatasnya ada papan bertulis 'disewakan 15.000'. Malam itu kami bermain 'truth or daed' permainan yang namanya membuat Mayna takut. Peraturannya mudah, sebelunya kami bermain kacang pendek-kacang panjang mencari korban. Secara berirama Rieke memandu permainan: "kacang panjang, kacang pendek, yang panjang ngak jadi." hanya Diova yang tidak menjulurkan tangan kedepan, dia malah memendekan tangan kebawah ketiak. walhasil Diova menjadi korban pertama, Diova harus menjawab jujur setiap satu pertanyaan dari kami atau Diova dilempar kelaut. Wah akhirnya 7 pertanyaan serius dilontarkan, saya jadi banyak tau tentang privasi Diova, tentang kisah asmaranya dan yah gitu deh.... Namun salah satu peraturan permainan itu juga melarang menceritakan kembali keorang lain apa yang sudah ditanya dan dijawab para peserta yang ikut (hem, sayang ya tidak bisa bongkar ceritanya Diova)... Secara bergantian kami kena giliran. Seru kadang membuat kami terpingkal sampai mengeluarkan air mata. Permainan itu juga direkam di HP comunicator saya. Di akhir permainan, setiap kami buat 'make a wish' yang direkam, salah satu permohonannya kita akan berkumpul lagi ditempat yang sama 4 tahun yang akan datang. Amin.Ide rekreasi muncul dari empat cewek, teman satu angakatan masuk Teknokra pada 2002. Mayna Satri, Rieke Pernamasari, Diova Alviria Alvirazi dan Heni Fuji Astuti

1 Comments:

Anonymous Anonymous said...

wahh..haru biru nila ungu niyh..
semoga tetep akur2 wae lah ma konco2 dua empat nye..

be.te.we..
mb diov udah baca belum ye..
pasti dia ulam2 gtu kalee ya..

bukan motokopi dari kata2 kak maia niy
tulis terus....

Thursday, January 04, 2007  

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

Links to this post:

Create a Link

<< Home